• Blogger Template Preview
  • Blogger Template Preview
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan

Label:


كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati.

Kematian akan datang kapan saja, dimana saja, kepada siapa saja. Tidak pandang bulu,  masih bayi, anak-anak , sudah tua,  yang sakit, yang sehat. Jika sudah sampai waktunya, malaikat Ijroil akan datang menghampiri dan menunaikan tugasnya untuk mencabut nyawa manusia.

Begitu pula dalam keluarga kami, orang-orang terdekat kami ada yang sudah berpulang ke Rahmatullah, semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi-Nya. Amin ya Robbal 'alamiinn . . .

Berat rasanya hati kami dengan kepergian mereka, apalagi tahun 2011, orang yang sangat dekat dengan kami pergi berturut-turut menghadap Sang Ilahi. Ibu lalu ayah kami lalu anak kami yang masih bayi. Sebelumnya di tahun 2005 dan 2008 kami juga telah kehilangan bayi-bayi kami. Kami hanya berharap semoga kami yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran.  Innalillaahi wa inna ilaihi rooji'uun. . . .


 ANANDA SYAHLAN ZAMIR
Lahir: Tanjung karang 12 April 2005
Wafat : Tanjung karang 14 Juli 2005


 ANANDA AHMAD IQBAL IBRAHIM
Lahir : Sidoarjo 17 Oktober 2007
Wafat : Sidoarjo 9 Maret 2008


 IBUNDA E. SADIAH
Lahir : Purwakarta 6 November 1953
Wafat : Cimahi 28 Februari 2011

AYAHANDA TOIRAN HARTONO
Lahir : Trenggalek 4 Mei 1940
Wafat : Cimahi 1 agustus 2011



ANANDA HASNA FAIRA AZZAHRA
Lahir: Cimahi, 24 April 2011 (20 Jumadil Awal 1432 H)
Wafat: Cimahi,  29 Oktober 2011 (1 Dzulhijah 1432 H)




 



read more "Dalam Kenangan"

Label:



Malam pergantian tahun 2011-2012 dirayakan dengan acara-acara yang meriah.  Hampir di setiap pelosok tempat: di gang, di komplek, di jalan-jalan, mal-mal, tempat rekreasi dll merayakan acara pergantian tahun ini.  Tak ketinggalan di komplek perumahan tempat tinggal kami.  Acara bakar-bakar ayam, ikan dan jagung sudah menjadi kebiasaan rutin.

Namun ada yang berbeda tahun ini, mesjid di perumahan tempat tinggal kami  mengundang warganya untuk merayakan pergantian tahun ini di mesjid.  Katanya ada acara nonton bareng dan muhasabah. Mendengar ada nobar di mesjid, anak-anak kami langsung tertarik ingin segera mengikuti acara ini.

Berangkatlah kami ke mesjid sebelum adzan isya berkumandang. Di sana sudah banyak juga jamaah yang akan shalat isya berjamaah dan juga akan mengikuti acara pergantian tahun baru.

Setelah sholat isya berjamaah dan doa, panitia segera beraksi memasang in focus dan perlengkapan lainnya. Para jamaah dipersilahkan duduk berjajar dengan rapi. Tak lama kemudian acara nonton bareng pun dimulai.

Film yang disajikan adalah film tentang "kematian". Film ini menceritakan bagaimana proses kematian terjadi . . . "setiap yang mempunyai jiwa pasti akan merasakan mati", bagaimana proses akhir hidup seseorang, apakah berakhir dengan khusnul khotimah ataukah su'ul khotimah?(mudah-mudahan kita semua berakhir dengan khusnul khotimah . . . amiinnn).

Selain itu diceritakan tentang siksa kubur, bagaimana manusia setelah meninggal akan ada himpitan kubur, terus ditanya juga tentang tuhannya, agamanya, nabinya, dan kitabnya.  Lalu di alam kubur manusia akan ditemani oleh amal perbuatannya.

Diceritakan juga tentang sebab-sebab adanya siksa kubur, diantaranya adalah karena manusia melalaikan sholat, membaca alquran kemudian melupakannya, tidak bersuci setelah buang air kecil, berkata bohong, tidak membayar zakat, pola hidup yang berlebihan, makan riba, korupsi, memfitnah sesama saudara muslim, khianat, enggan menolong, minum khamr, berzina, dan membunuh. Keterangan ini dari ibnu Qoyyim Rahimahullah dalam kitabnya "ar-ruh".

Dalam film itu, kami diingatkan bahwa kematian adalah pasti akan terjadi, namun bukan sesuatu yang harus ditakuti. Yang harus difikirkan adalah apa bekal kita untuk kematian yang pasti datang itu?

Setelah selesai nonton bareng, kami kemudian diajak bermuhasabah yakni introspeksi diri atau mengevaluasi diri dengan menghitung amal-amal kita selama setahun terakhir. Apakah kita sudah menjalankan semua yang diperintahkan Allah dan sudah meninggalkan semua larangan-Nya? Apakah kita sudah memuliakan orang yang telah paling berjasa kepada kita yakni ibu bapak kita? Apakah kita sudah menjadi istri/suami yang telah menjalankan hak dan kewajibannya? Apakah kita sudah menjaga amanah yang diberikan Allah yaitu amanah anak dan harta? Apakah ada hak orang lain yang masih tertahan oleh kita?

Pada acara ini, saya dan para jamaah banyak yang tidak bisa menahan tangisnya. Suasana menjadi mengharu biru. Ya Rabb . . . alangkah banyaknya dosa kami dihadapan-Mu. Ampunilah kami ya Robb . . .Ampunillah kedua orang tua kami . . .

Setelah acara selesai yang diakhiri dengan doa, kami pun pulang.
Kami sangat bersyukur telah mengikuti acara pergantian tahun dengan sesuatu yang bermanfaat bagi kami. Semoga di tahun baru ini kami bisa lebih meningkatkan ibadah-ibadah harian kami. Bisa meningkatkan amalan sholeh kami. Semoga kami semua bisa berakhir dengan khusnul khotimah. Amin ya Robbal 'alamiinnn . . .
read more "Malam Tahun Baru 2012"

Label:

Kemarin pagi, pas bbm-an dengan temen sekos dulu, ternyata Hani dan Rini sedang berada di kota Cimahi. Hani mengajak pergi ke tempat rekreasi "paku Haji" untuk mengisi liburan anak-anak. Rini yang juga sedang berada di Cimahi sangat senang dengan ajakan hani.

Akhirnya kami bertiga janjian di Samudera untuk ketemuan di sana jam 10 pagi sebelum dilanjutkan ke Paku Haji. Saya membawa Salsa, Hani membawa Alemnya, kalau Rini membawa 2 anaknya yaitu Tiara dan Naura (padahal anaknya ada 3 . . . tapi yang paling kecil gak dibawa, katanya susah jagainnya . . . hehe)

Duuuuhhhh . . . senangnya bisa kumpul bareng lagi dengan kedua teman sekos dulu. Bedanya sekarang masing-masing sudah ada buntutnya daaannn sudah menjadi ibu-ibuu (maksudnya badannya sudah tidak seperti dulu lagiii . . .)

Paku Haji merupakan salah satu tempat rekreasi kota Cimahi yang mempunyai pemandangan yang indah. berlokasi di utara Kota Cimahi. Tiket masuknya pun termasuk murah, cuma Rp 2000/orang (beneran murah kan?) Apalagi tempatnya yang luas dan bersih juga fasilitas permainan anak-anak yang lumayan banyak, membuat kami sangat puas bisa berkunjung ke sana.

Di lokasi, anak-anak langsung membeli tiket untuk bermain ATF, berkuda, dan flying fox. Anak-anak langsung menikmati permainan mereka dan terlihat sangat akrab dan gembira sekali. Sedangkan kami ngobrol di gazebo  sambil melihat anak-anak kami bermain dan sesekali mengambil foto mereka.

Nah . ..  inilah foto-foto di Paku Haji  . . . Eng . Ing . Eeenggggg . . . :


 


Melihat foto-foto itu, lumayan seru kan?
Paku Haji is recomended dech . . . (jadi promosi nih . . .^_^ )




read more ""Paku Haji" Cimahi"

Label:

Betapa sedih hati ini melihat ibu yang kami cintai hanya terbaring lemah di tempat tidurnya. Beliau memang sedang sakit. Katanya hanya pusing saja. Ibu memang selalu enggan kalau diajak ke dokter untuk diperiksakan kesehatannya. Alasannya karena ibu hanya pusing biasa saja, sebentar lagi juga sembuh. Selalu itu yang keluar dari mulutnya kalau kami bujuk untuk dibawa ke dokter.

Tapi sudah hampir 3 hari ibu masih terbaring lemah. Tentu saja kami anak-anaknya semakin khawatir. Akhirnya kami berhasil membujuk ibu untuk dibawa ke rumah sakit, ke UGD. Menurut dokter ibu harus diopname karena perlu diobservasi penyakitnya. Akhirnya malam itu ibu menginap di rumah sakit.

Besoknya tim dokter datang untuk memeriksa kesehatan ibu secara menyeluruh, dan ibu pun menjalani berbagai macam tes kesehatan. Setelah menjalani semua tes itu, akhirnya dokter bisa mengetahui penyebab sakitnya ibu. Ternyata penyakit yang membuat Ibu pusing dan lemah tak berdaya adalah karena fungsi ginjal Ibu sangat buruk. Ya . . . Ibu mengalami Gagal Ginjal!

Kami sangat kaget mendengar Ibu mengalami gagal ginjal. Betapa tidak, Ibu adalah orang yang jarang sakit, kalaupun sakit itu hanya berlangsung sebentar, tidak pernah sampai berhari2 sakitnya. Biasanya dengan istirahat seharian besoknya Ibu sudah bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala. Tapi sekarang keadaannya berbeda, Ibu sakit parah. Kadar ureum Ibu 220 padahal normalnya tidak boleh lebih dari 50. Sementara Kreatininnya menunjukkan angka 11 padahal mestinya paling tinggi adalah 1.

Dengan keadaan itu dokter menyarankan untuk segera dilakukan cuci darah, untuk membersihkan darah ibu yang sudah banyak racunnya. Tidak ada pilihan lain bagi kami selain harus mengikuti anjuran dokter. Akhirnya proses cuci darah perdana pun di mulai.

Proses cuci darah pada prinsipnya darah dikeluarkan dari dalam tubuh yang selanjutnya disaring melalui mesin hemodialisa untuk menyaring racun-racun yang menumpuk dalam darah dan kemudian darah yang sudah bersih dialirkan kembali ke dalam tubuh penderita. Proses ini lumayan memakan waktu, sekitar 3-4 jam.

Setelah cuci darah perdana sukses, ternyata dokter menyarankan pada ibu untuk cuci darah seminggu dua kali. Selama hampir satu bulan di rumah sakit, ibu di cuci darah 8 kali.

Akhirnya waktu pulang ke rumah pun tiba, dokter membolehkan Ibu pulang dengan syarat tetap harus melakukan cuci darah sesuai jadwal, seminggu 2 kali setiap hari senin dan kamis.

Kami baru tahu, bahwa jika seseorang cuci darah karena gagal ginjal, berarti ginjal nya di pasifkan. Cuci darah ternyata bukan untuk menyembuhkan yang gagal ginjal, hanya membantu mempertahankan kondisi pasien supaya tetap bisa hidup. Pantangan bagi yang cuci darah pun banyak, tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar kalium tinggi, minum tidak boleh lebih dari 2 gelas sehari dll. Duuuhh . . . sungguh kasihan Ibu, kulitnya mulai kering karena memang kurang cairan untuk melembabkan kulit. Fisiknya masih lemah, untuk berjalan saja masih harus dibopong. Kaki dan tangan masih gemetar. Suhu tubuhnya massih belum stabil, kadang demam tinggi, lalu tiba-tiba dingin sekali. Dan satu lagi, Ibu tidak pernah buang air kecil.

Tapi kami tidak putus asa, kami lalu mencari informasi seputar pengobatan herbal untuk pasien yang gagal ginjal. Alhamdulillah kami mendapatkan informasi yang kami butuhkan. Ada seorang herbalis dan ahli akupresur di daerah Cilenyi. Kami membawa Ibu ke sana untuk mendapatkan pengobatan alternatif. Kami berharap ginjal Ibu bisa kembali normal dan Ibu tidak perlu melakukan cuci darah lagi.

Kami membawa Ibu ke tempat pengobatan alternatif itu. Karena Ibu masih belum kuat untuk berjalan, akhirnya sang tabiblah yang mendatangi Ibu di mobil. Kemudian tabib memeriksa dengan menekan nadi Ibu. Beliau berkata bahwa ginjal Ibu masih bisa dinormalkan lagi. Lalu ia memberikan resep tradisional untuk digodok dan diminum dua kali sehari. Ramuan yang Ibu minum cukup mudah, Ibu hanya disuruh membuat jamu yang bahannya 7 lembar daun salam dan 7 pucuk daun kemangi. Digodok pake air kelapa degan hijau. Diminum sehari dua kali, pagi dan sore. Kata sang tabib ramuan ini untuk melatih ginjal Ibu yang rusak supaya bisa bekerja lagi. Tandanya ramuan ini bekerja nanti Ibu bisa buang air kecil lagi. Sang tabib menyarankan juga supaya Ibu jangan dulu cuci darah.

Di rumah kami melaksanakan apa yang disuruh sang tabib. Sehari setelah Ibu minum ramuan sang tabib, Ibu bisa buang air kecil lagi. Alhamdulillah. Ibu terus minum ramuan sang tabib selama 3 hari, lalu Ibu kontrol lagi ke sang tabib. Ibu diberi ramuan yang berbeda lagi dan Ibu melaksanakan anjuran itu.

Enggak kerasa, satu bulan sudah Ibu berobat ke Sang Tabib, Ibu sudah bisa berjalan sendiri, meskipun masih pelan-pelan. Kulit Ibu mulai cerah lagi, Ibu sudah bisa mengobrol seperti biasanya. Makan pun sekarang mulai banyak (walaupun tetap kalau dibandingkan dengan orang sehat, porsi makan Ibu masih dibilang sedikit). Kami sangat gembira dengan kemajuan Ibu, dan satu lagi yang menggembirakan hati kami, Ibu gak cuci darah lagi.

Ibu . . . kami anak-anakmu selalu mendoakan untuk kesembuhanmu
Kami berharap Ibu bisa bersabar dengan penyakit yang Ibu derita kini
Kami mendoakan untuk kebaikan Ibu di dunia dan di akhirat
Semoga sakit yang Ibu derita kini menjadi kifarat dosa-dosa Ibu

Ya Allah . . . kabulkanlah permohonan kami . . . Amiiinnn
read more "Ibu . . . Semoga Engkau Cepat Sembuh"