• Blogger Template Preview
  • Blogger Template Preview

Label: , ,

"TARBIYAH ISLAM BAGI ANAK"


Senangnya kalau sosial media dijadikan sarana untuk menambah ilmu selain untuk silaturahmi.  Bersyukur sekali teman-teman fb saya banyak yang mempostingkan ilmu-ilmu yang bermanfaat. 

PRINSIP-PRINSIP DASAR :

1. Anak anakmu bukan pilihanmu, mereka menjadi anak2mu, bukan krn keinginan mereka, tetapi karena Takdir Allah. (QS.28: QS.68,42: QS.49-50).

2. Karena apa yg ALLAH takdirkan untukmu, maka itulah amanah yg harus ditunaikan. (QS.8:27-28).

. Orang tualah yg ingin memiliki anak ϑάπ  keinginanmu adalah janjimu kepada ALLAH. Maka tepatilah janjimu krn akan ALLAH minta pertanggung jawabannya. (QS.5:1, QS.17:34, QS.13:19-24).

4. ALLAH tdk membebanimu melampaui kemampuanmu, maka bersungguh-sungguhlah. (QS.2:233, QS.64:16, QS.3:102, QS.22:78).

5. ALLAH tdk mewajibkanmu membentuk anak-anakmu mahir dalam segala hal, tetapi ALLAH mewajibkanmu membentuk anak-anak yang shalih. (QS.21:205).

6. Jangan berharap kebaikan dari anak2mu, bila tdk mendidik mereka menjadi anak2 yg shalih. (QS.11:46, QS. 19:59).

7. Jangan berharap banyak pada anak2mu, bila kamu tidak mendidik mereka sebagaimana mestinya. (QS.17:24).

8. Didiklah anak-anakmu sesuai Fitrahnya. (QS.30:30).

9. Janganlah menginginkan anak2mu sbg anak2 yg shalih sebelum engkau menjadi shalih lebih dahulu.

10. Janganlah menuntut hakmu dari anak2mu, sebelum engkau memberi hak anak-anakmu.

11. Janganlah engkau menuntut hakmu dari anak-anakmu, sampai engkau memenuhi hak2 ALLAH atas mu. (QS. 2:83, QS. 4:36, QS 6:151, QS. 17: QS. 23-24).

12. Berbuat baiklah pada anak-anakmu, bahkan sebelum mereka diciptakan.

13. Janganlah engkau berpikir tentang hasil akhir dari usahamu mendidik, tetapi bersungguh-sungguhlah dalam mendidik. (QS.11:93).

14. Janganlah berhenti mendidik sampai kematian memisahkanmu. (QS.15:99).   
 
Baarakallahu fiikum
Semoga bermanfaat

Sumber: fb
read more "Tuntunan Mendidik Anak dalam Islam"

Label: ,


SUNGGUH HERAN......!!!!?

Sungguh heran..
Ada yg tdk mau sholat..
Padahal iblis diusir dari sorga krn tdk mau sujud 1x krn kesombongannya..
Lantas bgmn dgn org yg tdk mau sujud 34x dlm sehari dgn sombongnya..

Sungguh heran..
Ada org yg sombong dan sangat berbangga diri dgn segala yg ada pada dirinya..
Padahal kemarin dia adlah air mani dan esok akan menjadi bangkai..

Sungguh heran..
Ada yg menutupi mobilnya krn takut lecet dan berdebu..
Tp membiarkan anak istrinya terbuka tanpa hijab..
Sungguh heran..
Ada yg pergi pagi pulang malam utk mengejar rizkinya..
Tp tdk pernah dtg ke 'rumah' Sang pemberi rizki utk berjamaah..

Sungguh heran..
Ada yg berjuang mati2an utk membangun rumah di dunia..
Tp ia lupa membangun rumah abadinya di akherat..
Sungguh heran..
Dia tau pasti jika dunia ini adlah jembatan menuju akherat..
Tp ia msh saja sibuk membangun istana di atas jembatan..

Ketahuilah saudaraku..
Sungguh engkau pasti mati..
Setelah itu rumahmu bukan lg milikmu..
Hartamu menjadi milik ahlimu..
Istrimu akan dinikahi lelaki lain..
Dan mrk akan mulai melupakanmu..
Kemudian mrk masing2 sibuk dgn kehidupannya..

Lantas engkau..
Apa yg skr terjadi dgnmu?
Apa yg tersisa dr milikmu?
Amalan apa yg telah engkau bawa menghadap Rabb-mu?
Skr mengharap dimasukkan surga..tanpa bekal??
Skr berharap sangat dibebaskan dr hisab dan adzab..tanpa amal??
Sungguh engkau telah TERLAMBAT..
Sungguh engkau telah TERTIPU...

"...Ingatlah, sesungguhnya mrk lah org2 yg bodoh, tetapi mrk tidak tahu." ﴾al-Baqarah, 13)
"(yaitu) org2 yg menjadikan agama mrk sebagai main2 dan senda gurau..DAN KEHIDUPAN DUNIA TELAH MENIPU MEREKA".
 
Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mrk sebagaimana mrk melupakan pertemuan mrk dgn hari ini, dan (sebagaimana) mrk selalu mengingkari ayat2 Kami." ﴾al A'raf, 51﴿

Sumber artikel : BRC
Sumber gambar : google
read more "Renungkanlah ...."

Label: , ,

Setelah hari raya idul fitri biasanya banyak undangan acara halal bilhalal.  Biasanya halal bihalal memuat acara yang hampir sama, yaitu makan-makan dan salam-salaman.  Tp halal bihalal kali ini agak berbeda karena diisi dengan kegiatan memancing yang bertempat di vila seorang teman di daerah Ujung Berung Bandung.  Acara ini dihadiri oleh teman-teman satu alumni SMP Utama 90-91.

Saya rasa acara mancing ini sangat berkesan karena saya dapat melihat pemandangan yang indah juga bisa menghirup udara segaar pegunungan.

Yang memancing tentu saja didominasi oleh kaum adam alias bapak-bapaknya. Ibu-ibunya pasti bagian mengolah dan menyiapkan menu makan siang.

Serunya acara kali ini .... Halal bihalal, mancing dan botram.  Terasa nikmat sekali pada saat makan rame-rame dengan menu utama ikan bakar.  Makannya di halaman pula ...menambah seru acara ini.  Alhamdulillah.

read more "Mancing dan Botram"

Mendengar kata rujak pastinya kita membayangkan yang seger-seger dan pedes. Hmm apalagi di saat cuaca sedang panas begini, cocok sekali kalau kita memanjakan lidah kita dengan sesuatu yang sehat dan menyegarkan, yaitu rujak.

Rujak yang saya buat sekarang namanya rujak gobet.  Kenapa disebut rujak gobet? Karena semua bahan-bahannya diparut kasar alias digobet.





Kali ini bahan yang dibuat rujak hanya tiga macam saja yaitu mangga muda, ketimun dan ubi.
Mangga muda dan ubi sebelum digobet di kupas kulitnya dulu.  Setelah kita gobet semuanya dan dicampur dalam satu wadah, saatnya kita membuat bumbu rujaknya.

Gampang sekali membuat bumbu rujak, bahan-bahannya cuma cabe rawit (cengek kata orang sunda mah), garam, gula merah dan sedikit terasi.  Semua bahan diulek jadi satu dan dikasih sedikit air supaya bumbunya kental.  Di sini kita tidak memakai sampuran asem atau cuka, karena sudah ada mangga muda yang asem.  Jadi sari asamnya dari mangga muda tersebut.  Setelah selesai, campurkan bumbu dengan hasil parutan buah-buahan tadi.  Taraaaa . . . jadilah rujak gobet yang pedes-pedes segerrrr !

Gampang kaann . . . ?  
Selamat mencobaa . . .




read more "Rujak Gobet"

Ide membuat bola-bola ubi ini karena sudah bosan dengan olahan ubi sebelumnya.  Biasanya sih karena saya malas ngolahnya, akhirnya setiap ada ubi, selaluuu dikukus. Hehe . . . Biasalah, suka ngebayanginnya ribet dulu.  :D

Gampang sekali membuat kudapan bola-bola ubi isi keju ini. 

Bahan-bahan yang diperlukan:
500 gram ubi 
4 sdm tepung tapioka
2 sdm gula pasir
Keju batang dipotong dadu
minyak untuk menggoreng

Cara Membuat:
- Kupas ubi, cuci lalu kukus
- Setelah matang, selagi masih panas haluskan ubi dan tambahkan gula pasir dan tepung tapioka
- Bentuk bulat-bulat dan jangan lupa isi bagian dalamnya dengan keju 
- Goreng sampai matang

Gampang banget kan?  
Bola-bola ubi isi keju ini enak dimakan selagi hangat, apalagi pada saat menggigit kejunya, Hmmmm yummmmiii deh.

Yuk Bunda, buat kudapan yang gampang buat si kecil, pastinya kudapan ini sehat sekali.
Selamat Mencoba . . . !

read more "Bola - Bola Ubi Isi Keju"

Label: ,



Satu lagi novel karya Tere Liye yang akan difilmkan yakni berjudul "MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH" (MBDA).  Sebelumnya novel "HAFALAN SHOLAT DELISA" juga sudah difilmkan dan banyak yang terharu dengan ceritanya.

Moga Bunda disayang Allah menceritakan seorang anak yang bernama Melati yang mempunyai keterbatasan fisik.  Pada saat dilahirkan sebenarnya Melati sangat sempurna seperti bayi-bayi yang lainnya, sampai suatu saat pada saat Melati berumur 3 tahun, suatu kecelakaan kecil namun berdampak besar bagi kehidupan Melati dan keluarganya selanjutnya.  Melati kehilangan penglihatan dan pendengarannya. Ya dia menjadi gadis kecil yang buta dan tuli sekaligus bisu.  

Orang tua Melati tentu saja sangat terpukul mendengar saat dokter mengatakan Melati buta, tuli dan bisu.  Bagaimana tidak, Melati lahir setelah perjuangan pasangan suami istri itu selama belasan tahun.  Perjuangan yang bisa dikatakan perlu ketabahan dan kesabaran yang tinggi.  Dengan lahirnya Melati, sempurnalah kebahagiaan pasangan suami istri ini.  Namun kebahagiaan itu hanya sampai Melati umur 3 tahun, karena mereka harus menghadapi kenyataan bahwa Melati menjadi buta, tuli dan bisu.

Tiga tahun berlalu.  Melati menjadi gadis kecil yang temperamental.  Dia tidak suka bila ada yang menyentuhnya walaupun itu bundanya sendiri.  Dia akan langsung berteriak-teriak dan akan melemparkan benda-benda apa saja yang terjangkau oleh tangannya.  Sudah banyak dokter-dokter yang terkenal dari dalam dan luar negeri diundang untuk menyembuhkan penyakit Melati.  Namun semuanya sia-sia.  Sudah banyak doa-doa yang dilantunkan di tengah malam saat orang lain tertidur, namun ternyata Allah belum menunjukkan titik terangnya.

Di saat-saat keputusasaan mencapai batas terbawah,  bunda Melati mendengar tentang seorang pemuda yang dijuluki "bagaikan malaikat untuk anak-anak".  Pemuda yang sangat mencintai anak-anak, mendirikan beberapa Taman Bacaan supaya anak-anak bisa mengenal dunia dan mempunyai rasa optimis yang besar untuk masa depannya.  Ya, dialah Karang yang selalu peduli terhadap anak-anak jalanan.  Karang ingin anak-anak jalanan yang ditemuinya tidak mengalami apa yang pernah dia alami dulu.  Suatu dendam yang positif.

 Namun ada satu peristiwa besar yang mempengaruhi kehidupan Karang sekarang.  Peristiwa yang selalu muncul dimimpi-mimpi karang menjadi mimpi buruk yang rutin.  Dia merasa bersalah atas meninggalnya 18 anak-anak karena perahu yang ditunggangi bersama anak-anak itu terbalik karena cuaca yang buruk.  Walaupun pengadilan memutuskan Karang tidak bersalah, namun kejadian itu sangat memukul dirinya, bagaimana mungkin dia yang mencintai anak-anak, malah dia yang menyebabkan 18 anak-anak meninggal.

Karang menjadi seorang pemabuk,  kasar, sinis dan selalu mengurung diri di kamarnya sepanjang hari, kecuali tiap malam dia keluar untuk mabuk dan kembali lagi menjelang subuh.  Begitu terus yang dilakukan karang 3 tahun terakhir.  Sampai suatu hari datang bundanya Melati untuk meminta tolong kepada Karang untuk membantu putrinya.  Walaupun bundanya Melati agak kaget juga saat dia pertama kali bertemu Karang karena Karang tidak seperti yang diceritakan orang-orang.  Tapi ada kekuatan bundanya Melati bahwa pemuda ini bisa membantu Melati.  Awalnya Karang tidak peduli dan tidak mau menolong Melati.  Tapi suatu malam dia berubah pikiran dan bersedia membantu Melati.

Di sinilah cerita itu dimulai, bagaimana Karang harus mengajari Melati yang buta, tuli dan bisu supaya bisa mengenal dunianya.  Keterbatasan fisik bukan untuk disesali dan menyalahkan takdir Tuhan,  namun harus tetap disyukuri dan sebagai manusia harus tetap berusaha supaya kehidupan terus berlanjut dan tetap berkarya.

Sangat terharu membaca novel ini dan mengingatkan saya akan pentingnya bersyukur, bersyukur dan bersyukur.  Jika ada suatu ujian yang tidak nyaman, tidak seharusnya kita langsung putus asa dan men-judge Tuhan tidak adil.  Tidak boleh.  Lihatlah sekeliling kita selalu ada orang yang ujiannya lenih berat dari kita.

"Robb, jadikanlah hamba menjadi orang yang selalu bersyukur kepada-Mu.  Sungguh nikmatMu sangat banyak.  Robb, maafkanlah hamba yang selama ini selalu mengeluh dan mengeluh.  Jadikanlah hamba menjadi orang-orang yang sabar."


read more "Moga Bunda disayang Allah"

Label: ,


Materi ini saya dapat dari hasil mendengarkan radio MQ FM.  Semoga bermanfaat.

Waktu di dunia akan berjalan terus.  Orang-orang yang menyadari bahwa waktu kehidupan di dunia hanya sebentar, mereka pasti akan menggunakan waktunya dengan sebaik mungkin dengan sesuatu amalan yang akan membawanya ke jalan kebenaran.  Namun kenyataannya di jaman sekarang ini banyak sekali orang-orang yang lalai dengan waktu ini.  Padahal cepat atau lambat mereka akan kembali kepada Sang Pencipta.  Mereka mengisi waktunya dengan sesuatu yang tidak membawanya kepada kebahagiaan di akhirat kelak.  Padahal waktu di dunia sifatnya hanya sementara.  Merekalah pencuri-pencuri waktu.  Siapa sajakah mereka?

1.  Orang yang panjang angan-angan
Panjang angan-angan di sini mempunyai makna yang sama dengan mengkhayal sesuatu yang sama sekali tidak bermanfaat dan yang tidak mungkin terjadi.  Misalnya seorang ibu yang sudah tua, dia sering mengkhayalkan andaikan dia bisa kembali menjadi muda, dia akan begini dan begini . . .
Kalau memikirkan untuk masa depan, akan begini atau begitu, itu bisa disebut dengan cita-cita.  Tentu saja kalau memikirkan tentang masa depan kita harus selalu melibatkan Allah.

2.  Memikirkan aib orang lain
Jika kita sibuk dengan memikirkan aib orang lain, hal itu akan sangat merugikan waktu kita.  Seharusnya kita sibuk memikirkan aib diri kita sendiri untuk dimintai tobatnya kepada Allah.

3.  Berghibah
Selain sibuk memikirkan orang lain, kemudian malah menceritakan aib orang lain kepada yang lainnya itu adalah sebuah dosa yang merugikan kita.  Jangan beranggapan bahwa bergibah itu terjadi jika dalam bentuk obrolan dengan teman atau tetangga kita, tapi ghibah itu bisa terjadi saat kita sedang di rumah sendirian dan hanya ditemani oleh televisi.  Kita nonton infotainment, itu adalah ghibah.  Maka waspadalah . . . waspadalah  . . .

4.  Tidur yang berlebihan
Sangatlah rugi seseorang jika waktu tidurnya terlalu lama.  Allah telah mengatur waktu kita dalam surat Annur 30:23 bahwa siang hari dipakai untuk berikhtiar dan malam hari untuk istirahat.  Bagaimana caranya supaya tidur kita tidak berlebihan? salah satu caranya adalah dengan cara makan tidak terlalu kenyang.

5.  Larut dalam kesedihan
Dalam kehidupan di dunia kebahagiaan dan kesedihan akan datang silih berganti.  Jika kita sedang ditimpa suatu kesedihan, janganlah kesedihan itu menyebabkan kita menghabiskan waktu kita hanya untuk meratapi kesedihan itu.  Sedih itu hal yang manusiawi, tapi jangan sampai berlarut-larut dalam kesedihan.  Contohlah Siti Hajar pada saat dia harus hidup sendiri dengan bayi Ismail tanpa ditemani oleh suami tercinta yaitu Ibrahim.  Adakah Siti Hajar bersedih? iya beliau sedih, sebagai manusia dia tetap sedih, tapi sedihnya tidak berlarut-larut.  Segera ia kembalikan semuanya kepada Allah,  dan ia yakin pertolongan Allah akan datang.  Lalu setelah yakin dengan pertolongan Allah, lantas diam hanya menunggu, tapi dia bergerak mencari karunia Allah itu.

6.  Terlena dengan musik dan lagu
Hati-hatilah dengan musik dan lagu, apalagi lagu-lagu cengeng dan lebay.  Itu akan mencuri waktu kita yang seharusnya bisa dipakai dengan sesuatu yang lebih berguna.

Mudah-mudahan materi ini mengingatkan saya akan waktu.
read more "Pencuri Waktu"

Label:



Kali ini saya akan posting resep kue cup cake yang baru dipraktekkan malam tadi.  Sebenarnya saya tidak suka membuat kue.  Rasanya ribet dan malas membayangkan bekas-bekasnya yang harus dibereskan dan dicuci.  Belum lagi rasa kue nya yang enggak dijamin enak karena baru belajar. hehe.

Tapi kali ini saya memang harus praktek membuat kue ini, gara-gara anak saya ditugaskan untuk praktek membuat kue yang harus dikumpulkan pagi ini.  Sebenarnya tugas ini adalah tugas kelompok, cuma karena gak kompak akhirnya anakku yang harus mengerjakan sendirian, dan akhirnyaaa mamahnya yang kena batunya.  hehe.

Baiklah kita kembali ke topik semula yaitu cara membuat cup cake kukus keju.  Saya ambil dari salah satu tabloid memasak.

Bahan-Bahan:
4 butir telur
50 gram gula pasir
100 gram tepung terigu
15 gram susu bubuk
25 gram keju cheddar parut
75 garm margarin, dilelehkan
1 sendok makan susu kental manis
1/4 sendok teh pasta vanila

Bahan Topping:
65 gram butter cream
100 gram keju cheddar, diparut panjang
Hiasan butiran warna warni

Cara Membuat:
- Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang
- Masukkan tepung terigu dan susu bubuk sambil diayak dan diaduk rata
- Tambahkan campuran margarin, susu kental manis dan pasta vanila.  Aduk rata.  Masukkan keju.  Aduk rata.
- Sendokkan adonan ke dalam cup muffin lebar yang dialas cup kertas
- Kukus di atas api sedang 10  menit sampai matang
- Setelah dingin, oleskan buttercream dan taburkan keju parut dan butiran warna warni.
Selesai deh. 
Resep ini untuk 12 buah.

Ternyata gampang juga membuatnya.  Tidak terlalu ribet seperti yang dibayangkan. :D
read more "Cup Cake Keju Kukus"

Label: , ,


Akhirnya saya dapat buku Udah Putusin Aja!
Setelah beberapa lama mencari di toko-toko buku di Cimahi.  Semuanya bilang habis.  Ke beberapa Gramedia yang ada di Bandung juga stoknya habis.  Kayaknya emang bener-bener buku laris.  Tapi akhirnya saya dapat buku ini melalui belanja online.  Yippiii . .  .

Saya sengaja membeli buku ini, khusus untuk dibaca oleh anak-anak saya yang sudah menginjak masa remaja.  Dunia remaja jaman sekarang kondisinya sangat memprihatinkan.  Lihat saja anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun sudah banyak yang berani pacaran.  Banyak yang bilang katanya kalau gak pacaran berarti gak gaul.  Hmm . . . mindset anak-anak kita sudah dikendalikan oleh pemikiran-pemikiran yang sudah menyimpang dari ajaran agama.

Melalui buku ini saya sangat berharap anak-anak kita bisa terbuka hatinya dalam menanggapi hal pacaran.  Sebenarnya bagaimana sih pacaran dalam kaca mata islam?  di buku ini dibahas secara tuntas dengan gaya bahasa dan visual yang sangat menyenangkan pembaca.

Saya ucapkan terimakasih kepada penulis buku ini Ust. Felix Siauw yang sudah bisa menghasilkan karya tulisan yang sangat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan anak-anak muda di Indonesia.  Semoga kehadiran buku ini bisa menyadarkan generasi muda tentang bahaya pacaran untuk dirinya dan masa depannya.  Terutama bagi remaja putri.  Aamiinn . . .
read more "Udah Putusin Aja!"

Hati-hati dengan  transaksi pulsa dengan menggunakan internet banking.  Kejadian ini terjadi pada suami saya.  Begini ceritanya.  
 Suami saya mau mengisi pulsa dengan nilai nominal sebanyak Rp 50,000 menggunakan internet banking Mandiri.  Seperti biasanya di menu internet banking untuk pengisian pulsa ada pilihan besarnya pulsa yang akan di isi ke nomer HP.  Lalu suami saya memilih angka 50.000, setelah itu memasukkan token inetnya.  Setelah itu mengklik SEND, namun proses loadingnya agak lama, kemudian terjadi error.  Di layar ada pilihan "SEND AGAIN", lalu suami saya mengkliknya, lalu terjadi loading lagi.  Dan berhasil!  Namun . . . setelah melihat hasilnya, ternyata transaksi pulsanya bukan nominal Rp 50.000 lagi tapi menjadi Rp 1.000.000 ! Hadeuh! Tentu saja suami saya kaget.  Tak lama setelah itu hp suami berdering menandakan sms masuk.  Setelah di cek ternyata memang benar pulsa yang masuk sebesar 1 juta rupiah. 

Kemudian suami langsung telpon ke CS bank Mandiri dan menceritakan kejadian yang baru saja dialami.  Pihak bank hanya menjelaskan bahwa transaksi itu sesuai dengan token yang dimasukkan.  Jadi mereka menganggap kesalahan ada pada suami.  Padahal udah jelas karena web inet Mandirinya yang gak stabil.  Kami hanya pasrah saja.  Ya sudahlah . . . apa boleh buat, toh uangnya juga enggak ilang, cuma ada dalam bentuk pulsa.  Cuma agak sedikit jengkel aja,  uang sebanyak itu jadi terpending di pulsa. Tapi ada untungnya juga, untuuuungggg isi pulsanya ke nomer sendiri.  Coba kalau ke nomer hp orang lain . . . pasti galau tingkat dewa. huu . . . huu. . .

Ternyata kejadian yang mirip kami alami, terjadi juga pada kakak saya.  Dia transaksi pulsa 50.000 namun yang di debetnya sebesar 350.000.  Kakak saya juga gak bisa berbuat banyak, dia hanya bisa pasrah, padahal uang itu mau digunakan untuk keperluan yang lebih penting. Hmmm

Kapok deh pake inet banking mandiri! 

Jadi untuk menghindari hal di atas, jika pada saat transaksi apa pun terjadi error walaupun sebentar, lebih baik logout dulu, jangan diteruskan transaksinya.  Bisa-bisa transaksi kita malah kacau. 
Ada-ada saja.



read more "Hati-hati dengan Internet Banking Mandiri "



28 Februari sore, 2 tahun yang lalu ibu meninggalkan kami.
 Ibu . . . betapa kasih sayangmu tak bisa terbalaskan
Maafkan kami anak-anakmu . . .
Semasa hidupmu kami belum bisa memberikan yang terbaik bagi Ibu

Ibu . . .
Doa kami selalu dilantunkan untukmu
Semoga Engkau mendapat Surga-Nya
Aamiin . . .

read more "2 Tahun Sudah"

Label:

Kisah ini saya dapat dari wall FB Apple . . . sungguh sangat menyedihkan . . .
 



Bismillaahirrahmaanirrahiim

Hari ini melelahkan sekali, aku harus berganti kereta sampai 2 kali, dari arah Depok menuju stasiun Kota, dari stasiun Kota nyambung lagi dengan kereta Patas arah Angke sampai stasiun Merak. Tapi karena jadwal kereta kadang tidak jelas, harusnya kereta Patas berangkat pukul 10 tapi jadi molor jauh tidak jelas pukul berapa kereta harus berangkat (mirip lagu Iwan Fals).

Sesaat aku duduk di gerbong yang tidak terlalu padat, disisiku ada seorang ibu yang menggendong anaknya sepertinya sedang terlelap. Karena jenuh menunggu kereta tidak berangkat-berangkat, akhirnya untuk mengusir rasa kejenuhan aku mencoba mengajak ngobrol ibu yang menggendong anaknya tepat disebelahku.

Aku : “Ibu, ini anak ibu?”
Ibu : “Iya, neng”. Menjawab dengan tanpa ekrspresi dan aku semakin penasaran.
Aku : “cantik ya bu, anaknya”. Terlihat sekali anak itu didandani dengan bedak dengan baju warna pink serta sedikit celak dimatanya.
Ibu : “Terima kasih, neng”. Masih tanpa ekspresi. Lalu ku lanjutkan pertanyaanku.
Aku : “Mau kemana, bu?”.
Ibu : “Ke daerah Rangkasbitung”. Sambil menyebutkan suatu daerah di Rangkasbitung.
Aku : “Wah, jauh ya bu”.
Ibu : “Iya, neng”. Masih dalam ekspresi tak jelas.

Kereta sudah 1 jam lamanya tapi belum jalan juga, katanya ada banjir di daerah Tanah Abang, otomatis perjalanan kereta sementara banyak yang tertunda.

Anak dalam pangkuan si ibu tadi masih dengan tenang dalam pelukan ibunya, padahal penumpang semakin sesak terasa tak nyaman dan mulai panas. Aku kembali penasaran kok bisa anak sekecil itu tetap tenang dalam keadaan kereta yang sangat panas tak ada penyejuk sekedar kipas angin saja.

Aku : “Bu, kok anaknya anteng ya..padahal panas gini”. Aku kembali membuka pembicaraan.
Tiba-tiba si ibu menangis….
Aku : “Bu, maaf…ada yang salah dengan kata-kata saya”. Tanyaku semakin penasaran.
Ibu : “Tidak, neng…ibu sedih sekali”. Dia sepertinya mulai membuka diri padaku.
Aku : “Kenapa sedih, bu?”.
Ibu : “Maaf, neng…tolong setelah ibu ceritakan semuanya jangan katakan pada siapapun, pada penumpang maupun kondektur. Neng, mau janji?”.

Aku sangat penasaran cerita apa yang akan disampaikan si ibu, sampai berpesan jangan sampai menceritakan pada penumpang kereta dan kondektur. Apa hubungannya mereka dengan si ibu ini.

Aku : “Insyallah, bu. Saya tidak akan menyampaikan kembali cerita yang akan ibu bagi pada saya”.
Ibu : “Terima kasih neng, sebelum dan sesudahnya.” Kemudian aku menyimak isi cerita si ibu.

Sudah satu minggu ini anaknya sakit panas tapi si ibu hanyalah pemulung yang mengais rizki lewat sampah-sampah yang berserakan. Penghasilan yang tidak menentu. Kalaupun dapat uang dari hasil menjual sampah plastiknya, itupun tak seberapa hanya cukup untuk makan. Dia tidak punya tempat tinggal tetap, kadang tidur di emperan atau di bawah jembatan layang.

Si ibu ingin sekali membawa anaknya ke dokter tapi dia tak memiliki uang, karena dia bukan warga DKI Jakarta dan tak memiliki KTP DKI jadi dia tidak mendapatkan jaminan apa-apa. Si kecil anaknya hanya diobati ala kadarnya tapi ternyata penyakitnya tak kunjung sembuh. Sampai subuh tadi akhirnya si kecil dalam pangkuannya meninggal dunia.

Setelah meninggalpun dia bingung, kalau harus dikubur di Jakarta, ongkos untuk menguburkannya pun dia tak punya cukup uang. Dan bila dia bawa ke kampungnya yang cukup jauh dari kota Jakarta dengan menggunakan mobil jenazah, itupun tak cukup ada uang, dibutuhkan uang sekitar Rp 1.000.000,-. Uang sebesar itu kata si ibu sangat besar dalam ukuran dia.

Akhirnya, lewat bantuan para gelandangan dan pemulung terkumpullah uang sebesar Rp 250.000,- uang sebesar itu cukup untuk membawa si kecil ke kampung halamannya dan dikuburkan disana yang tidak memakan biaya besar.

Aku benar-benar tercengat dengan penuturan si ibu, lalu atas seizin si ibu ku pegang tangan si kecil nan cantik dalam pelukan ibunya. Subhanallah…benar ya Robb, tangan mungil itu begitu dingin tak ada denyut nadi disana. Ku cium dengan lembut keningnya, amat dingin tak ada jiwa disana. Ya Robb, si kecil nan cantik itu tertidur damai dalam pelukan si ibu yang amat menyayanginya.

Aku tak dapat menahan haru, ingin rasanya ku peluk dia dan ibunya. Begitu sulitnya hidup ini sampai akhir hayatnya pun si kecil nan cantik itu tak merasakan keramahan negeri ini. Aku hanya terdiam dan menatap haru, sungguh ingin rasanya aku berteriak pada negeri ini.

Wahai penguasa nan congak dan sombong, lihat… ada rakyatmu yang begitu menderita. Terbelenggu dalam kemiskinan dan keangkuhanmu. Tak bisakah kau membuka mata hatimu, tetapi kepongahan terus menjalar dihatimu.

Si ibu, tak pernah meyalahkan siapapun dengan keadaanya, dia hanya mengatakan “ini takdir Tuhan”.
Kereta sesaat melaju, aku kini terdiam tanpa kata. Tak ada pertanyaan yang membuatku penasaran, kini sudah aku dapatkan jawaban dari keterdiaman si ibu dan indahnya tidur panjang si kecil nan cantik.

Selamat tidur nak, Allah bersamamu selalu dalam damai di surga sana.

(Kisah nyata dari perjalananku, antara Stasiun Kota dan Parungpanjang).

27 Desember 2012 / 07:08 WIB
by: Titin Sulistiawati
Editor: Honesty

Semoga bermanfaat utk kita jadikan sebagai bahan renungan bersama.
read more "Mayat si Kecil nan Cantik dalam Pelukan Ibunya (Kisah nyata)"

Label:

Hadeuh . . . sampai kelupaan mau nerusin tulisan tentang liburan.  Baru inget sekarang. hehehe . . .
Gak apa-apa lah telat juga ya . . .

Setelah berkunjung ke taman kupu-kupu, besoknya anak-anak dan kami pergi ke Curug Cimahi. Kami pergi jam tujuh pagi.  Ternyata kami adalah pengunjung pertama hari itu.  Setelah membeli tiket masuk (alhamdulillah dapat diskon :)) kami mulai menuruni anak tangga untuk menuju curugnya.
Dari tangga tempat kami berjalan, suara gemuruh air terjun sudah terdengar.  Ponakan saya ada yang iseng menghitung satu demi satu anak tangga yang kami lalui.  Mau tahu berapa jumalh anak tangga yang kami lalui untuk mencapai air terjunnya?  Ternyata jumlah anak tangga itu kurang lebih ada 600 anak tangga.  Wooowww banyak bangeeett.  Jadi kebayang nanti pas pulangnya, berarti kami harus menaiki satu persatu naik tangga.  Cape deh ngebayanginnya. :D

Setelah sampai di lokasi air terjun kami semua kagum alias takjub sekali melihat pemandangan yang begitu indaaahhh.  Kami benar-benar dibuat terpesona oleh air terjun.  Karena kami adalah pengunjung pertama, kami merasa bebas berteriak-teriak dan berfoto-foto ria dengan berbagai pose. hehehe . . .

Ini dia hasil jepretannya: yang jelas semua pada kedinginan. Brrrrrr . . . .










read more "Liburan Seru Part 2 (Curug Cimahi)"

Label: , ,

Sebenarnya saya ingin menulis tentang liburan ini sesaat setelah liburan usai.  Namun mood menulis tentang liburan yang baru saja dijalani anak-anak saya munculnya baru sekarang. hehehe . . .

Liburan sekolah semester 1 lumayan panjang sekitar 2 minggu dari tanggal 23 Desember 2012 - 6 Januari 2013.  Setahun! :D .  Awalnya kami sekeluarga berencana berlibur ke kota Garut sekalian mengunjungi nenek di sana.  Namun ternyata nenek pun ingin berkunjung ke Cimahi.  Ya sudah kami menunggu kedatangan nenek di rumah.  Anak-anakku sangat bergembira akan dikunjungi nenek, karena nenek datangnya pasti tidak sendiri.  Yup, nenek datang diantar sama ponakan-ponakan yang akan menginap dan menghabiskan waktu liburan sekolah mereka.

Ada sekitar 5 orang ponakan yang berlibur di Cimahi.  4 cowok dan 1 cewek.  Dua orang cowok adalah ponakan dari kakak yang ke-3, dua orang cowok lagi ponakan dari kakak yang ke-4, dan yang cewek adalah ponakan dari kakak yang ke-2.

Anak-anakku (Tia dan Salsa) senang sekali mereka berlibur di Cimahi.  Salsa yang paling terlihat sangat bersemangat.  Dia yang membuat rencana pergi ke tempat-tempat rekreasi yang menarik.  Kami mengiyakan saja ketika dia menyebutkan tempat pertama yang akan mereka kunjungi adalah Taman Kupu-Kupu Cihanjuang.

Besoknya mereka pergi ke Taman Kupu-Kupu.  Saya tidak ikut.  Jadi anak-anak saja yang jalan sendiri.  Saya cuma ngasih bekalnya saja (ongkos dan biaya masuk).  Dari rumah mereka pergi setelah makan siang.  Kalau dari rumah untuk sampai ke Taman Kupu-Kupu harus naik angkot sebanyak 3 kali.  Sebenarnya jaraknya gak terlalu jauh, namun karena menggunakan angkutan umum, dengan jalur lalu lintas di sini jadi harus ganti angkot sebanyak 3 kali.

Ini dia foto-foto liburan seru ke taman kupu-kupu:













Oh iya, foto-foto ini diambil hanya di bagian luarnya saja.  Mereka tidak masuk ke dalam taman kupu-kupunya.  Karena melihat cuaca yang mendung sekali, mereka memutuskan untuk pulang saja.  Katanya sayang kalau udah bayar tiket yang harganya per orang 20 ribu rupaih, tapi cuacanya hujan.  Rugiii . . . hehehe . . .


read more "Liburan Seru Part 1 (Taman Kupu-kupu)"

Label: , ,



Bulan Desember yang baru saja lewat, tepatnya tanggal 12-12-12,  di bioskop-bioskop ditayangkan film layar lebar yang berjudul 5 cm.   Film ini diangkat dari sebuah novel karya Donny Dhirgantoro.  Novel ini mendapat peringkat National Best Seller.  Seperti biasa saya lebih suka membaca novelnya daripada menonton filmnya karena di filmnya pasti tidak akan sedetail novelnya.  Akhirnya saya membeli juga novel 5 cm.

Novel ini bercerita tentang kisah persahabatan yang dijalin semenjak mereka duduk di bangku SMA.  Perjalanan menuju puncak Mahameru menjadi kisah utama di novel ini.  Sebuah perjalanan fisik dan juga perjalanan spiritual mereka.

Dikemas dalam bahasa anak muda jaman sekarang.  Dialog-dialognya pun khas anak muda.  Terus lumayan banyak juga penggalan lagu-lagu yang pernah booming baik lagu indonesia maupun lagu barat.

Salah satu hal yang bisa diambil untuk renungan dalam novel ini adalah tentang keyakinan terhadap kekuatan mimpi. Satu kutipan tentang hal itu:

" Biarkan keyakinan kamu 5 cm menggantung mengambang di depan kening kamu.  Dan sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa"

Selain itu novel ini menyadarkan saya betapa kayanya negeri ini,  dengan pemandangan yang indah bak surga membuat kita seharusnya selalu bersyukur atas karunia alam yang diberikan oleh Sang Pencipta Alam. . . Allah SWT. Subhanallah.

Robb . . . berilah kekuatan kepada kami supaya kami bisa mensyukuri semua yang telah Engkau Anugrahkan kepada kami dan masukkanlah kami dengan Rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang Sholeh. Aamiin.
read more "5 Cm (Donnny Dhirgantoro)"

Label: ,


Masih tentang novel.  Kali ini saya baru selesai membaca novel Serial Anak-Anak Mamak yang berjudul Pukat dan Burlian.  Novel ini menyuguhkan kisah anak-anak Mamak yang berjumlah empat orang.  Mereka bernama Eliana, Pukat, Burlian dan Amelia.  Setiap anak merupakan judul novel yang ditulis oleh Tere Liye.

Sangat seru membaca novel-novel ini.  Kisah kenakalan semasa kanak-kanak dan cara Mamak dan Pak Syahdan mendidik anak-anak mereka bisa menjadi sumber inspirasi bagi pembacanya.  Penulis menyusun kata demi kata yang mudah dipahami bahkan oleh pembaca anak-anak.

Penulis novel ini memang lebih mengedepankan kisah pada masa kanak-kanak.  Baginya masa anak-anak adalah kesempatan emas untuk menumbuhkan kejujuran, harga diri, etos kerja serta perangai yang baik.

Ada satu hal yang menurut saya sangat bagus.  Pada saat Mamak dan suaminya selalu memanggil anak-anak tercinta mereka dengan kata-kata yang positif sehingga berdampak pada kepribadian anak tersebut.  Di Novel Burlian ada paragraf sebagai berikut:

     Aku akhirnya mengerti kenapa Bapak, Mamak sejak kecil selalu bilang, " Kau spesial Burlian."  Itu cara terbaik bagi Bapak, Mamak untuk menumbuhkan percaya diri, keyakinan dan menjadi pegangan penting setiap kali aku terbentur masalah.  Aku ingat, Mamak, Bapak selalu bilang, " Kau anak yang kuat Amelia."  Agar Amelia yang sakit-sakitan tumbuh menjadi kuat.
     Mamak, Bapak juga bilang, " Kau anak yang pemberani Eli."  Maka jadilah Ayuk Eli menjadi orang yang pemberani atas banyak hal.  Sedangkan kepada Kak Pukat, Mamak, Bapak selalu bilang, "Kau anak yang pintar Pukat."  Jadilah Kak Pukat sepintar kalimat itu diucapkan berkali-kali sejak kecil.

Selain itu ada juga kalimat yang maknanya sangat dalam yaitu:
"Jika kau tahu sedikit saja apa yang telah Mamak lakukan demi anak-anaknya, maka yang kau tahu itu sejatinya bahkan belum sepersepuluh dari pengorbanan, rasa cinta, serta rasa sayangnya pada kalian."

Banyak hikmah yang bisa diambil dari novel ini.  Sebuah pembelajaran bagi saya juga bagaimana menjadi orang tua yang baik.  Orang tua yang bijak, dan orang tua yang menjadi teladan bagi anak-anaknya.

Semoga bermanfaat.


read more "Pukat-Burlian (Serial Anak-Anak Mamak)"

Label:



Seperti biasa hari ini saya ke pasar tradisional untuk membeli bahan-bahan untuk dimasak.  Hari ini sengaja saya mau belanja sayur mayur dan lauknya untuk 3 hari ke depan.  Pada saat di pasar, saya langsung ke salah satu jongko yang terdekat dimana saya berdiri.  Ada berbagai macam bumbu yang dijual di sana termasuk bawang merah dan bawang putih.  Saya memang mau membeli bawang merah dan bawang putih karena stok di rumah hampir habis.

Di situ bawang merah diletakkan di dua tempat yang terpisah.  Yang satu ukuran bawangnya kecil-kecil.  Yang satu lagi bawangnya  besar-besar namun yang kecilnya juga ada.  Saya lebih suka memilih bawang yang besar, saya tanya harganya, ternyata harganya beda seribu rupiah dari bawang yang kecil.  Lalu saya mulai memilih bawang merah itu, tapi ibu pedagang tidak membolehkan saya untuk memilih bawang di keranjang, katanya yang di keranjang sudah hasil pilihan dia.  Saya heran kenapa pembeli tidak boleh memilih barang yang akan dibelinya.  Apalagi yang di keranjang itu bawangnya ada yang besar ada juga yang kecil.  Ibu pedagang langsung meraup dengan tangannya bawang yang akan saya beli untuk ditimbang.  Ah, saya koq jadi kurang nyaman dengan caranya itu.
Rasanya saya dicurangi.  Akhirnya saya membiarkan ibu itu dengan caranya, tapi saya tidak jadi membeli barang yang lainnya.  Cukup bawang saja.  Dalam hati nanti-nanti saya tidak akan membeli lagi sesuatu dari si ibu ini.

Sampai di rumah saya ceritakan kejadian di pasar tadi ke suami.  Respon suami katanya saya harus berhusnudzon.  Mungkin si ibu itu lagi mempunyai masalah yang rumit sehingga dia kurang ramah dalam melayani pembeli.  Ya, saya memang tidak boleh berburuk sangka,  tapi dengan pelayanan dia kepada pembeli seperti itu, saya yang tadinya mau belanja berbagai macam barang memutuskan untuk mencari penjual lainnya.

Memang benar pepatah mengatakan "pembeli adalah raja".  Seorang penjual harus benar-benar melayani pembelinya dengan baik.  Hasilnya pun insya Allah akan baik.

read more "Pedagang yang Judes"

Label: ,



 Ini nih lagu yang membuatku nangis . . .

I B U . . .

Lembut kukenang, kasihmu ibu
Di dalam hati ku kini menanggung rindu
Kau tabur kasih seumur masa
Bergetar syahdu, ooh di dalam nadiku



9 bulan ku dalam rahimmu
Bersusah payah, oh ibu jaga diriku
Sakit dan lelah tak kau hiraukan
Demi diriku, oh ibu buah hatimu

 

Tiada ku mampu, membalas jasamu
Hanyalah do’a oh di setiap waktu
Oh ibu tak henti kuharapkan do’amu (2x)
Mengalir di setiap nafasku (2x)



Ibuuuuuuuuuuuuuu……….. (3x)


“Allahummaghfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa”
read more "Lirik Lagu "IBU" OST film Delisa"

Label: , ,


Novel yang sangat mengharukan . . .
Untuk kedua kalinya saya sangat terharu dan tak dapat menahan keluarnya air mata ini.  Novel yang ditulis oleh pengarang yang sama.  Novel Tere Liye yang pertama saya baca adalah Bidadari-Bidadari Surga yang sudah ditulis di blog ini.  Karena novel ini sangat menarik, akhirnya suami membelikan saya novel lainnya dengan penulis yang sama, salah satunya adalah novel Hafalan Shalat Delisa.

Hafalan Shalat Delisa mengambil setting di aceh khususnya di daerah Lhok Nga.  Kejadian tsunami 8 tahun yang lalu dan kisah Delisa seorang anak perempuan usia 6 tahun yang sedang berusaha untuk menghafal bacaan shalatnya.

Delisa seorang gadis kecil yang cerdas.  Dia selalu menerima pelajaran dengan cepat dan membuat orang lain terkagum-kagum dengan apa yang dilakukannya.  Dia juga agak sedikit jail tetapi dia juga sangat periang.

Kejadian Tsunami terjadi pada saat Delisa sedang diuji tentang hafalan bacaan shalat di sekolahnya.  Tetapi Delisa tetap tak bergeming di tempatnya karena dia sedang berusaha khusyuk, pikiran yang satu yaitu dia ingin menyelesaikan bacaan shalatnya dengan sempurna.  Akhirnya air laut pun menyapu ruang kelas Delisa, sehingga Delisa terhanyut dan tidak sadarkan diri.

Pasca tsunami inilah mental Delisa benar-benar diuji.  Dia memang selamat namun harus kehilangan keluarga lainnya juga kakinya.

Benar-benar mengharukan . . . .

Setelah selesai membacanya saya penasaran ingin melihat versi filmnya.  Saya coba download dari internet, dan saya langsung menonton film yang berjudul "DELISA".  Filmnya memang hampir sama dengan novelnya, tetap membuat saya menangis walaupun ada beberapa bagian yang dirubah.

Dalam film itu ada satu lagu yang membuat saya menangis juga, yaitu lagu yang berjudul "Ibu" yang dinyanyikan oleh Rafly.  Lirik lagu Ibu ditulis dibagian yang lain dari blog ini.




read more "Hafalan Shalat Delisa"

Label: , ,



Sangat terharu membaca novel Bidadari - Bidadari Surga.  Sebuah perjalanan hidup seorang kakak (Laisa) yang berkorban untuk 4 adik-adiknya (Dalimunthe, Ikanuri, Wibisana dan Yashinta).  Dia memilih berhenti sekolah supaya bisa membantu Mamaknya dan bisa menyekolahkan adik-adiknya.

Kegigihan Kak Laisa dan Mamaknya dalam mendidik dan membesarkan adik-adiknya tidaklah sia-sia.  Dalimunthe menjadi seorang profesor ternama,  Ikanuri dan Wibisana mempunyai bengkel otomotif,  Yashinta menjadi peneliti konservasi alam.  Semua keberhasilan mereka benar-benar hasil kerja keras Mamak dan Kak Laisa.

Meskipun Kak Laisa ditakdirkan belum menikah sampai akhir hayatnya,  tetapi Kak Laisa tidak merasa keberatan dengan semua takdir hidupnya.  Dia selalu bersyukur dan berbahagia.  Dia selalu melihat sisi pandang yang lain dari hidupnya.  Mempunyai adik-adik yang semuanya berhasil dan menyayanginya bagi dia sudah cukup.  Menerima takdir dengan apa adanya.  Sangat sederhana.  Gak neko-neko.

Begitu juga pada saat penyakit kanker paru menghampirinya,  Kak Laisa tetap berusaha membahagiakan orang-orang di sekitarnya.  Penyakitnya tidak dijadikan alasan untuk tidak melakukan apa pun.  Kak Laisa tetap berjuang untuk menyembuhkan penyakitnya.  Semangat hidup Kak Laisa sangat tinggi, sehingga dia bisa bertahan dengan kanker parunya selama 10 tahun.

Satu bagian dari novel pada saat ajal menjemput Kak Laisa:
     Kak Laisa tersenyum untuk selamanya.  Kembali.
     Senja itu, seorang bidadari sudah kembali di tempat terbaiknya.
     Bergabung dengan bidadari-bidadari surga lainnya.

    Dan sungguh di surga ada bidadari-bidadari bermata jeli (Al-Waqiah: 22).   Pelupuk mata bidadari-bidadari itu selalu berkedip-kedip bagaikan sayap burung yang indah.  Mereka baik lagi cantik jelita (Ar Rahman: 70). 
 
Di halaman 362 ada epilog sebagai berikut:

    Wahai wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah (mungkin karena keterbatasan fisik, kesempatan, atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlaluan mencintai materi dan tampilan wajah).  Yakinlah, wanita-wanita salehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, berbagi, berbuat baik, dan bersyukur.  Kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari surga.  Dan kabar baik itu pastilah benar, bidadari surga parasnya cantik luar biasa.

read more "Bidadari - Bidadari Surga (Tere Liye)"